
Adalah baik setiap hari melafalkan doa sutra Pujian Buddha Kepada Ksitigarbha (setelah mantra) dan doa yang telah saya tambahkan berikut:
Saya bernamaskara, mengandalkan dan memberikan persembahan, mohon limpahkanlah inspirasi. Bodhisattva Ksitigarbha yang memiliki welas asih tak tertahankan kepada saya dan semua makhluk yang citta-nya terintangi dan diliputi duhkha, Ia yang memiliki kualitas-kualitas bagaikan angkasa dan membebaskan para makhluk dari semua duhkha dan melimpahkan segala kebahagiaan. (3x)
Dengan tangan beranjali, bayangkan kita bernamaskara kepada semua Buddha dan Bodhisattva; ini menjadi namaskara saat kita menyebut kata ‘bernamaskara.’ Saat kita menyebut kata ‘mengandalkan,’ pikirkan bahwa kita memohon agar terbebas dari kedua rintangan (agar dapat merealisasi penggugahan). Saat kita menyebut kata ‘persembahan,’ pikirkanlah bahwa kita mempersembahkan semua persembahan yang kita miliki. Saat kita memohon inspirasi, pikirkanlah bahwa kita menerima inspirasi atas seluruh marga menuju Penggugahan.
Inilah mantra yang Ksitigarbha dengar dari para Buddha sebanyak jumlah butiran pasir di sungai Gangga. Ksitigarbha membuat persembahan-persembahan kepada para Buddha tersebut dan kemudian menerima mantra ini. Mantra ini dapat digunakan untuk kesulitan dan masalah apa pun; inilah mantra terbaik yang dapat dilakukan untuk segala masalah dalam situasi apa pun. Bahkan dengan melafalkannya empat atau lima kali – hanya beberapa kali saja – sangatlah ampuh. Sangatlah ampuh untuk melafalkan atau bahkan hanya memikirkan nama Bodhisattva Ksitigarbha. Ini sangat, sangat berdaya.
tsimbo tsimbo / dze tsimbo / aga ga tsimbo / bagara tsimbo / om ah bara tsimbo bara tsimbo / badzira tsimbo / aroga tsimbo / dehama tsimbo / tsatewa tsimbo / sadenewa tsimbo / bewaroga sharwa tsimbo / owashama tsimbo / nyana tsimbo / bagasama moni ran-nga tsimbo / chana tsimbo / begimaba ria tsimbo / shashe dala maba tsimbo / bea dahso / dama haley / dombay abbey / satasey / satabasaley / geley / gela garaba / bara baretey / hasaley / barebey / paresata bendaney / benra / tsatsa tsatsa / heleneley / agata / take takelo / tare tare / nelematey / nemtey gulemela / om gutsibatey / arregerey / gutashamaley / dunga dunga dungurey / huru huru huru / gunodumeley / marito / naretey / mendata / harakam rem / huru huru //
Mantra lainnya yang Rinpoche sarankan untuk dilakukan selain mantra di atas adalah:
tayata muni mo re / muni gha bhe / muni ki li dha ye / muni rogi ba tza le / muni hali de / muni gha me shu bha khye / mirla bhag / khe bhaa la la bhag khye / so ri kirta / tor na kir tsa le / bha tag sha kir te / ku ku la mir le / ava khya sa re / er ha ki li bha / muni bhaa thaba soha
Mantra Pendek:
Om ah khtiti garbha thaleng hung
Pujian Buddha kepada Ksitigarbha
Engkau telah mencapai stabilitas pikiran dan bodhicitta murni serta telah menghilangkan penderitaan para makhluk yang tak terhitung. Saya melihat (para makhluk) mendapatkan kebahagiaan bagaikan permata pengabul keinginan, dan bagaikan vajra, Engkau memotong jaring-jaring keraguan (makhluk-makhluk lain). Engkau memberikan persembahan-persembahan suci kepada Tathagata, Arhat, Samyaksambuddha dengan citta yang penuh mahakaruna dan virya. Engkau membebaskan para makhluk dari penderitaan dengan samudra prajna. Karena Engkau tidak memiliki ketakutan (delusi), Engkau telah mengatasi samsara.
Ini khususnya bermanfaat bagi mereka yang mengalami masalah-masalah yang berat, masalah kesehatan yang serius, projek-projek besar atau kesulitan keuangan. Agar terlindung dari hal-hal tersebut, sangatlah ampuh jika dibaca setiap hari setidaknya empat atau lima kali, atau lebih. Bahkan juga untuk menumbuhkan hasil panen dengan baik dan untuk melindungi tanah dan panen.
Dalam sutra dijelaskan manfaat-manfaat dan kualitas-kualitas ekstensif dari Bodhisattva Ksitigarbha yang bagaikan angkasa; manfaat-manfaat yang bagaikan angkasa untuk semua makhluk. Mereka yang telah menjalankan praktik Ksitigarbha telah mengalami manfaat-manfaat serupa.
***






