Sujud kepada Yang Telah Tergugah, kepada para Arya, kepada para Guru yang baik hati!
Kelahiran sebagai manusia merupakan suatu kesempatan yang sangat langka dan berharga, dimana bila dimanfaatkan dengan baik - untuk mendisiplinkan pikiran, ucapan dan tindakan kita, maka kelahiran sebagai manusia ini adalah lebih berharga daripada permata pengabul keinginan.
Selain belajar menjadi lebih baik dan lebih peduli serta belajar memahami realita sebagaimana adanya, kami juga ingin berbagi apa yang telah dipelajari melalui wadah ini. Apapun potensi positif yang terkumpul dari upaya-upaya ini, agar semuanya terbebas dari segala bentuk pengalaman yang tidak memuaskan dan merealisasi kebahagiaan tertinggi, Penggugahan yang Tak Terbandingkan, Lengkap dan Sempurna.
Terima kasih kepada para pihak yang memberikan dukungan dan kontribusi baik berupa pemikiran, tenaga maupun dana. Silakan ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan yang ada atau bergabung dengan para pengurus sesuai bidang yang diminati. Kegiatan apapun yang kita lakukan, hendaknya menjadi suatu praktik untuk membantu kita menjadi lebih baik. Selamat berkiprah!
"Para bhikkhu, citta adalah hanya jelas (mampu memunculkan objek) dan dapat mempersepsi objek, dan citta dinodai oleh kilesa yang bermunculan. Orang biasa yang belum terlatih tidak tahu ketika kilesa muncul, oleh karena itu saya katakan pada kalian - bagi orang biasa yang belum terlatih, tidak ada pengembangan citta."
(Sutta Pabhassara, Anguttara Nikaya 1.49-52)
Berpartipasi dalam Bhakti Sosial
18 Desember 2011
Gedung Pertemuan Lautan/Sekolah Boddhisatta
Vimalakirti Nirdesa Sutra The Holy Teaching of Vimalakirti (translated by Robert A.F. Thurman)
"What is bondage? And what is liberation? To indulge in liberation from the world without employing liberative technique is bondage for the bodhisattva. To engage in life in the world with full employment of liberative technique is liberation for the bodhisattva. To experience the taste of contemplation, meditation, and concentration without skill in liberative technique is bondage. To experience the taste of contemplation and meditation with skill in liberative technique is liberation. Wisdom not integrated with liberative technique is bondage, but wisdom integrated with liberative technique is liberation. Liberative technique not integrated with wisdom is bondage, but liberative technique integrated with wisdom is liberation..."
Bagaimana Dharma mengubah hidup Anda? Mungkin Anda mempunyai cerita atau kisah menarik tentang aplikasi Dharma dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kesuksesan maupun tantangan-tantangan yang Anda hadapi. Kisah Anda mungkin dapat menginspirasi orang lain dan ini adalah salah satu wujud dari dana paramita. Luangkan waktu sejenak untuk menulisnya dan berbagi dengan kami. Kirimkan kisah Anda ke: tbp.tjiming@ymail.com (Tji Ming). (Catatan: redaksi dapat mengeditnya sesuai kebutuhan).